Guru Inspiratif, Sahabat Anak Negeri, Penggerak Kebaikan

Saddam Husin, S.Pd., Gr., Sosoknya sederhana, namun kiprahnya luar biasa. Di tengah arus zaman yang serba cepat dan tantangan pendidikan yang kian kompleks dia hadir sebagai pribadi yang tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pelita bagi banyak hati yang ingin tumbuh dan berkembang. Pria yang akrab disapa Pak Pres ini bukan hanya guru di atas kertas, melainkan guru kehidupan yang merangkul, membimbing, dan menginspirasi melalui tindakan nyata dan kepedulian tulus. Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, murah senyum, dan selalu hadir membantu siapa pun yang sedang dalam kesulitan baik dengan tenaga, waktu, maupun ilmu yang ia miliki. Sebagai Guru Bimbingan dan Konseling yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta dipercaya sebagai Guru Penggerak, Saddam telah memperlihatkan betapa besar peran pendidik dalam membentuk karakter generasi muda. Ia bukan hanya membimbing siswa di dalam kelas, tetapi juga hadir dalam berbagai forum, komunitas, dan kegiatan sosial untuk terus berbagi ilmu. Ia telah menjadi narasumber dan pemateri di berbagai kegiatan, khususnya dalam isu-isu penting seperti kenakalan remaja, bullying, hingga pendampingan psikologis di sekolah. Sosoknya yang hangat dan bersahabat membuatnya mudah didekati, dan ilmunya yang luas membuatnya dihargai.

Lahir di Bingin Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada 18 Oktober 1990, Saddam adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Bingin Rupit Ilir dan Ulu, lalu melanjutkan ke SMP Negeri Maur, SMA Negeri Rupit, hingga akhirnya menyelesaikan studi S1 di Universitas Sriwijaya pada tahun 2012. Semangatnya untuk terus berkembang membawanya menempuh pendidikan profesi guru di Universitas Negeri Padang pada 2019. Sejak masa sekolah, Saddam sudah dikenal cerdas dan berprestasi, dan prestasi tersebut terus berlanjut hingga kini, salah satunya saat ia berhasil meraih Juara 3 GTK Inovatif Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024
Kini, sebagai Wakil Ketua Asosiasi Kemajuan Anak Negeri (AKAN), Saddam memainkan peran penting dalam menciptakan ruang kolaborasi lintas sektor demi mendukung tumbuh kembang anak bangsa. AKAN bukan hanya sekadar organisasi, tetapi sebuah gerakan yang aktif dalam edukasi, pendampingan, dan advokasi untuk menciptakan lingkungan yang sehat, inspiratif, dan berdaya bagi anak-anak dan remaja Indonesia. Di dalamnya, Saddam menjadi penggerak utama, menghubungkan banyak pihak untuk bersatu demi anak negeri, pendekatan yang ia lakukan dengan penuh cinta, empati, dan keikhlasan.

Di luar ruang pekerjaan dan organisasi, Saddam adalah pribadi yang sangat menikmati hidup. Ia hobi memasak, membaca, dan menonton, yang semakin memperkaya kepribadiannya. Bersama istri tercinta Sriwiyanti Rahayu dan dua anaknya, Asyraf Zayyan Husin dan Azqiara Zevania Husin, ia menetap di Jl. Kemuning No. 50 RT 06, Puncak Kemuning, Kota Lubuklinggau, sebuah rumah yang tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuh bagi ide, cinta, dan harapan.
Sebagai anggota aktif di berbagai organisasi pendidikan seperti ABKIN, IGI, MGBK, Saddam terus memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan. Ia telah mengikuti berbagai pelatihan dan diklat kependidikan, khususnya di bidang Bimbingan dan Konseling, menjadikannya figur yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga kaya pengalaman. Aktivitasnya dapat diikuti melalui media sosial di akun: Facebook: Saddam Husin Mz dan Instagram, X, Threads, TikTok: @saddamhusinmz
Di mata banyak orang, Saddam Husin adalah simbol dedikasi dan ketulusan. Ia mengajarkan bahwa membangun bangsa tidak harus dimulai dari panggung besar, tapi cukup dari hati yang ikhlas untuk berbagi. Dan dari sana, ia menyalakan obor harapan yang tak pernah padam untuk anak-anak negeri ini.
Kontributor : Saddam Husin (Wakil Ketua)
