Sebuah Cerminan Nyata dari Pengawasan Yang Menginspirasi

Ade Irwansyah, M.Sos. adalah sosok penggerak sosial dan keagamaan yang saat ini menjabat sebagai Pengawas Asosiasi Kemajuan Anak Negeri (AKAN). Komitmennya dalam bidang pemberdayaan masyarakat, penyuluhan agama, dan pendidikan menjadikan perannya sangat penting dalam menjaga integritas dan arah gerak organisasi AKAN. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman lintas sektor, beliau hadir sebagai figur yang tidak hanya memberi pengawasan, tetapi juga mendorong kemajuan.
Lahir di Kembang Tanjung, Kabupaten Musi Rawas, pada 17 Agustus 1986, Ade Irwansyah menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 29 Lubuklinggau, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 5 dan SMK Negeri 1 Lubuk linggau. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, beliau melanjutkan studi di STAI Bumi Silampari Lubuklinggau dan meraih gelar Sarjana Sosial dalam bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam. Pendidikan formalnya dilanjutkan ke jenjang magister di Program Pascasarjana Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu.
Dalam kiprah profesionalnya, Ade Irwansyah saat ini mengemban amanah sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim. Ia juga dikenal aktif dalam kegiatan penyuluhan keagamaan, termasuk memberikan bimbingan rohani kepada narapidana di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau dan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Kepeduliannya terhadap kelompok rentan telah diapresiasi secara luas, salah satunya dengan penghargaan sebagai Penyuluh Non-ASN Terbaik II Kota Lubuklinggau tahun 2021, Penyuluh Terbaik Kabupaten Muara Enim tahun 2025, serta Penyuluh Terbaik I tingkat Provinsi Sumatera Selatan dari Kementerian Agama.
Pengalaman profesional Ade Irwansyah juga mencakup peran sebagai tenaga pengajar dan Kepala Laboratorium Penyiaran STAI Bumi Silampari Lubuklinggau (2017–2020), serta penyiar di Radio Citra FM Lubuklinggau (2016–2019). Selain itu, beliau juga pernah menjadi Petugas Agama Honorer (PAH) di Kota Lubuklinggau selama satu dekade (2013–2023). Kiprahnya sebagai mitra Badan Pusat Statistik (BPS) Lubuklinggau antara tahun 2014–2017 dan sebagai kader ketahanan pangan BPOM Lubuklinggau tahun 2015, menunjukkan keterlibatannya yang luas dalam isu sosial dan ekonomi masyarakat.
Dalam dunia organisasi, Ade Irwansyah aktif di berbagai jejaring strategis. Ia tercatat sebagai anggota Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Muara Enim, serta pengurus BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Muara Enim, dan Provinsi Sumatera Selatan untuk periode 2025–2030. Selain itu, beliau juga tergabung dalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), baik di Orda Lubuklinggau maupun Muara Enim. Keaktifannya juga terlihat dalam keterlibatannya di tim pencegahan konflik Kecamatan Benakat dan sebagai rohaniwan Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim.
Keteladanan dan prestasinya di bidang akademik pun terbentuk sejak dini. Ia pernah dinobatkan sebagai Juara 3 Pelajar Teladan Kota Lubuklinggau tahun 1998, mewakili sekolah dalam lomba Cerdas Cermat TVRI Palembang tahun 1999, serta beberapa kali menjadi juara kelas dan juara umum selama masa pendidikan. Di tingkat perguruan tinggi, beliau meraih penghargaan sebagai Sarjana Terbaik ke-3 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAI Bumi Silampari.
Sebagai bentuk nyata komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat, Ade Irwansyah saat ini juga menjabat sebagai Penasihat Asosiasi Kemajuan Anak Negeri (AKAN), Bendahara Rumah Ekonomi Smart (RES) sebuah lembaga independen yang bergerak di bidang ekonomi lokal dan mentor komunitas startup Desaku Muaraenim. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Judistia di Krama, yang aktif dalam advokasi sosial dan pemberdayaan komunitas.
Dengan latar belakang multidisipliner, semangat pengabdian yang tak kenal lelah, dan rekam jejak yang kuat dalam membina, mendampingi, serta menggerakkan masyarakat, Ade Irwansyah menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan Asosiasi Kemajuan Anak Negeri. Kehadirannya memberi warna tersendiri dalam setiap gerakan kemanusiaan dan pemberdayaan yang diusung AKAN sebuah cerminan nyata dari pengawasan yang menginspirasi.
Kontributor : Ade Irwansyah, M.Sos. ( Penasihat )
