
Lubuklinggau – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Musi Rawas Utara sukses menyelenggarakan Pelantikan Pengurus daerah sekaligus Talkshow Pendidikan bertajuk “Peran Strategis IGI sebagai Organisasi Profesi Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah”. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/1) ini bertempat di Aula Merdeka SMA Negeri Rupit dan dihadiri oleh puluhan guru serta anggota IGI di kabupaten Musi Rawas Utara.

Talkshow ini menyoroti urgensi peran guru bukan sekadar sebagai pengajar, melainkan sebagai arsitek karakter bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah pemaparan materi mengenai “Menumbuhkan Karakter Murid Melalui Pendekatan Humanis”. Sesi ini menghadirkan Saddam Husin, S.Pd., Gr., Wakil Ketua Asosiasi Kemajuan Anak Negeri (AKAN), sebagai salah satu narasumber bersama dua pemateri lainnya.

Dalam pemaparannya, Saddam Husin menekankan bahwa karakter tidak bisa dibentuk melalui paksaan atau ancaman. Sebaliknya, pendidikan karakter harus didasarkan pada rasa saling menghargai antara guru dan murid. “Pendekatan humanis memanusiakan hubungan di kelas. Ketika murid merasa dihargai dan dipahami secara emosional, nilai-nilai karakter akan tumbuh secara organik, bukan karena takut pada aturan, melainkan karena kesadaran diri,” ujar Saddam di hadapan para peserta. “”Menurut Self-Determination Theory, ada tiga nutrisi agar karakter tumbuh dari dalam. Pertama, Otonomi: Beri murid pilihan, jangan selalu didikte. Kedua, Kompetensi: Bantu mereka merasa ‘saya bisa’, meski lewat kemajuan kecil. Ketiga, Relatedness: Pastikan mereka merasa ‘saya diterima di sini’. Jika tiga ini terpenuhi, karakter negatif biasanya akan luruh dengan sendirinya.” Lanjut Saddam dengan penuh semangat.

Kegiatan yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para guru berbagi pandangan dan tantangan nyata yang mereka hadapi di sekolah. Dengan terlaksananya kegiatan ini, harapannya para pendidik dapat membawa semangat baru ke sekolah masing-masing, menciptakan lingkungan belajar yang lebih hangat, dan mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas karakter yang kokoh.
